Cara Mengubah Audio MP3 ke FLAC di Android
- Pembayaran aman
- Unduh instan
- Garansi 7 hari
Daftar isi

Kebanyakan musik yang kita unduh berformat MP3. Ukurannya kecil dan kualitas suaranya cukup untuk didengarkan sehari-hari.
Lain halnya dengan FLAC. Suaranya lebih jernih, tetapi ukurannya jauh lebih besar: satu lagu bisa mencapai 20–50 MB, bahkan lebih dari 100 MB untuk rekaman berkualitas tinggi (hi-res).
Mengenal kompresi audio
Kompresi audio terbagi menjadi dua jenis:
- Lossy, misalnya MP3 dan AAC. Sebagian data suara dibuang supaya ukuran file jauh lebih kecil. Hasilnya praktis, tetapi kualitasnya tidak sama persis dengan rekaman aslinya.
- Lossless, misalnya FLAC dan WAV. File dikompresi tanpa membuang data suara sama sekali, jadi kualitasnya sama dengan sumbernya. Konsekuensinya, ukuran file jauh lebih besar.
Konversi tetap berguna, misalnya kalau perangkat atau aplikasi pemutar Anda hanya menerima format tertentu.
Cara mengubah MP3 ke FLAC
Selain FLAC, aplikasi yang dipakai di tutorial ini bisa mengubah audio ke banyak format lain:
| Android | MP3, AAC, MPA, OPUS, OGG, WAV, FLAC |
| PC | AIFF, AMR NB, AMR WB, 3GP, WMA, AC3 |
1. Pasang aplikasi Audio Converter
Unduh aplikasi Audio Converter di Google Play. Aplikasi ini baru tersedia untuk Android dan belum ada di App Store.
2. Pilih audio
Buka aplikasinya, lalu pilih lagu yang ingin diubah. Di contoh ini, saya akan mengubah lagu berikut ke format FLAC.
3. Buka pengaturan format
Ketuk bagian Format.
4. Pilih format FLAC
Pilih format tujuan. Di daftar ini, MP3 menghasilkan file paling kecil, sedangkan FLAC menyimpan data paling lengkap. Pilih FLAC.
5. Buka pengaturan bit depth
Ketuk bagian Bitrate/Bit Depth.
6. Pilih bit depth
Kebanyakan lagu memakai bit depth 16 bit, sama seperti CD audio. Anda bisa memilih 16 atau 24 bit. Di contoh ini saya memilih 24 bit.
7. Buka pengaturan sample rate
Ketuk bagian Sample Rate.
8. Pilih sample rate
Sample rate menentukan berapa kali suara dicatat setiap detik. Angka yang lebih tinggi bisa merekam detail lebih banyak, asalkan sumbernya memang punya detail itu. Untuk lagu dari MP3, 44,1 kHz atau 48 kHz sudah cukup.
9. Simpan
Biarkan pengaturan Channels serta Start Time/End Time seperti bawaannya, lalu ketuk Save.
10. Beri nama file
Akan muncul jendela penyimpanan. Ketuk Edit Tag kalau ingin mengganti nama atau info lagu. Kalau tidak, langsung ketuk Save lagi.
11. Tunggu hingga selesai
Tunggu beberapa saat sampai proses konversi selesai. Untuk melihat hasilnya, ketuk ikon titik tiga lalu More info.
Kesimpulan
Audio berkualitas tinggi memang enak didengar, tetapi memakan banyak ruang penyimpanan. Kalau Anda hanya ingin mendengarkan musik sehari-hari, format MP3 sudah cukup.
Komentar 0
Tulis komentar